Bima, Tambora.Id– Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali menggulirkan program stimulus berupa potongan harga tiket bagi penumpang kapal laut kelas ekonomi dalam rangka menyambut Angkutan Lebaran 2026.
Masyarakat bisa menikmati diskon sebesar 30% dari tarif dasar untuk keberangkatan periode 11 Maret hingga 5 April 2026.
Kepala Pelni Cabang Bima, Budiarto menjelaskan, program ini bertujuan untuk mengurai kepadatan arus mudik sekaligus meringankan beban biaya transportasi masyarakat. Pembelian tiket dengan tarif stimulus ini sudah dapat dilakukan mulai hari ini melalui seluruh kanal penjualan resmi PT PELNI (Persero).
Pemerintah telah menyiapkan pagu anggaran sebesar Rp42.306.488.700 untuk menyokong program diskon ini. Namun, masyarakat diimbau untuk segera melakukan pemesanan karena diskon berlaku selama kuota masih tersedia.
“Apabila pagu anggaran tersebut sudah habis sebelum masa berlaku berakhir, maka tarif tiket akan kembali normal,” ujarnya melalui pernyataan tertulis, Kamis (12/2/2026).
Agar tidak terjadi kesalahpahaman, berikut adalah poin-poin penting yang perlu diperhatikan calon penumpang:
Periode Keberangkatan: Diskon hanya berlaku untuk keberangkatan mulai 11 Maret 2026 sampai dengan 5 April 2026.
Besaran Diskon: Potongan 30% diambil dari tarif dasar. Biaya asuransi dan pas masuk pelabuhan tetap dikenakan tarif normal (tidak termasuk dalam komponen diskon).
Jenis Tiket: Berlaku khusus untuk pembelian tiket kelas ekonomi pada seluruh trayek kapal penumpang PELNI.
Kanal Pembelian: Berlaku di semua kanal resmi PT PELNI (Persero), baik loket kantor cabang, website, aplikasi PELNI Mobile, maupun agen resmi.
Identitas Penumpang: Penumpang wajib melakukan perjalanan sesuai dengan identitas (KTP/Passport) yang tertera pada tiket. Tiket tidak dapat dipindahtangankan.
Mengingat tingginya mobilitas masyarakat di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), khususnya Bima, pada musim mudik Lebaran, Budiarto mengimbau warga segera mengatur jadwal keberangkatan lebih awal.
“Kami mengajak masyarakat Bima dan NTB untuk memanfaatkan program ini guna menghindari puncak arus mudik sekaligus mendapatkan harga tiket yang lebih terjangkau,” pungkasnya.

.jpeg)









